Ernesto Valverde

Olahragasepakbola.idBerita Bola – Selasa (14/1/2020), Ernesto Valverde resmi dipecat oleh Barcelona. Pelatih yang telah menukangi Barca sejak Mei 2017 itu dianggap tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik lagi sehingga ia akhirnya resmi dilepas.

Selama melatih Barca, ia sudah membawa Barca meraih 4 trofi serta track kemenangan sebesar 66,9%. Hal tersebut tidak cukup membuat sang pelatih tetap bertahan di posisinya sehingga ia akhirnya harus menghadapi pemecatan. Berikut 3 alasan kenapa Valverde akhirnya harus dilepas oleh Barca.

Permainan buruk musim ini

Kekalahan terbaru kontra Atletico Madrid di semi-final Piala Super Copa seakan menandakan bahwa Barca akan gagal meraih gelar La Liga musim ini. Hal ini membuat Messi dkk harus puas dengan hanya sampai babak semi-final saja.

Dengan begitu, ia tidak dapat berbuat banyak dan Valverde dianggap gagal. Kekalahan ini juga menjadi yang pertama sejak tahun 2016 kemarin. Tentunya, hal tersebut memperburuk catatan pertemuan Barca dan Atletico.

Gagal total di UCL

Selama memimpin Barcelona, Valverde seakan tidak berjodoh dengan UCL. Dalam 2 musim terakhir, ia gagal membawa Barca meraih gelar UCL. Prestasi tertinggi yang ia bukukan hanya mampu membawa Barca lolos ke babak semi-final sebelum kalah dari Liverpool dengan skor 4-0.

Permainan pragmatis Valverde dianggap sebagai penyebab kenapa Barca harus tersingkir dari kursi kepelatihan Barca. Karena itu, manajemen klub berharap agar pelatih yang baru bisa membuat klub bisa menjadi lebih baik.

Boros dalam belanja pemain

Valverde telah memboyong sejumlah pemain ke klub. Mulai dari Coutinho hingga Ousmane Dembele, kedua pemain ini dianggap sebagai sebuah investasi masa depan yang bagus dan pas untuk Barca. Sayangnya, pembelian ini dibilang gagal. Jika ditotal, harga keduanya bisa digunakan untuk memboyong Neymar kembali karena harganya mencapai angka 200 juta euro lebih.

Valverde dinilai gagal dalam memaksimalkan pemain yang ada. Ia gagal dalam memunculkan potensi terbaik Coutinho. Selain itu, Valverde juga gagal memaksimalkan Dembele, sehingga Messi tetap harus berjuang keras sebagai motor utama dari serangan klub. Jika tidak dapat dimaksimalkan, Barca jelas akan menemui jalur buntu karena messi harus diregenerasi segera.

Kiriman serupa