Chiellini

Legenda Italia, Christian Vieri menganggap Juventus masih merupakan kandidat kuat juara Serie A Italia musim 2020/21 mendatang. Apalagi, ditambah dengan kembalinya Chiellini dari cedera.

Sebenarnya, Juventus melakukan perubahan besar pada musim panas ini dengan mendepak Maurizio Sarri dan menunjuk Andrea Pirlo jadi manajer utama.

Sebenarnya, banyak pihak yang menilai bahwa kepuusan tersebut cukup riskan, pasalnya Pirlo tak punya pengalaman melatih. Dia bahkan baru mengantongi lisensi kepelatihannya sejak akhir tahun kemarin.

Tapi, Vieri memiliki keyakinan bahwa Juventus masih merupakan kandidat terkuat juara di ajang Serie A Italia musim 2020/21. Itu dikarenakan adanya sosok Giorgio Chiellini yang sudah fit dan siap bermain lagi.

Kembalinya Bek Andalan Si Nyonya Tua

Sebagai informasi, musim kemarin Chiellini memang absen hampir semusim karena cedera ACL. Kini, dengan sang bek yang sudah bugar, Juventus tidak perlu mencemaskan kualitas lini belakang mereka.

“Saya pikir Juve akan kembali raih Scudetto, terutama jika Chiellini baik-baik saja. Dengan dirinya di puncak, diskusi Scudetto berisiko segera berakhir,” kata Vieri kepada Corriere della Sera.

Chiellini Memiliki Mental Jawara

Legenda Inter Milan ini menganggap Chiellini adalah sosok yang tidak hanya berkualitas, tapi juga memiliki karisma, kepemimpinan yang bagus dan mental seorang juara.

“Juve memiliki skuad yang menghancurkan, mereka sendiri sudah menjadi tim yang hebat, jelas lebih kuat dari yang lain. Dan dengan kapten dalam kondisi bagus, seluruh grup akan terangkat, bukan hanya fase bertahan,”

“Chiellini adalah salah satu bek terbaik di dunia. Ia memiliki kualitas, karisma, fisik, dan kekuatan mental. Kehadirannya di lapangan menyeret yang lain,” terangnya.

Saat ini, Chiellini memang sudah berusai 36 tahun, sang pemain sendiri mengaku mungkin hanya akan bermain semusim lagi sebelum pensiun. Tapi dia bisa tetap bermain lebih lama, hanya saja semua itu bergantung pada kondisi fisiknya.

“Saya akan bermain satu tahun lagi, maka saya akan melihat bagaimana perasaan saya dan bagaimana kaki saya bertahan. Saya bisa pensiun musim panas mendatang atau memiliki musim lain setelah itu,” katanya kepada Martina Colombari dalam obrolan Instagram Live.

Kiriman serupa