19 laga tak terkalahkan, 18 menang dan 1 seri, hingga kini langkah Liverpool di EPL masih belum tertahankan. Kini, mereka berdiri kokoh di puncak dengan selisih poin cukup banyak dengan pesaing terdekatnya, Leicester City dan Man.City. Liverpool difavoritkan untuk meraih trofi EPL musim ini dengan mudah. Laju Liverpool yang tidak tertahankan disebabkan oleh banyak faktor, pemain, pelatih, keberuntungan dan lainnya. Pemain menjadi hal penting bagi Liverpool karena mereka berhasil membawa The Reds terus melaju tanpa tertahankan. Berikut 3 rekrutan terbaik Liverpool. Mohamed Salah Mo Salah bisa dibilang rekrutan terbaik Liverpool. Direkrut dari AS Roma, ia menjelma menjadi bagian paling penting dalam serangan. Ia mencetak 84 gol dan assist 36 kali selama ia bermain bagi Liverpool. Selain itu, ia terus dimainkan dan tidak tergantikan oleh siapapun. Tentunya, hal itu membawa pengaruh yang besar bagi The Reds karena mereka berhasil meraih sejumlah gelar. Yang terbaru, gelar Liga Champion dan Piala Dunia Antar Klub menjadi bukti nyata betapa pentingnya Salah. Virgil Van Dijk Pilihan Van Dijk ke Liverpool memang tidak salah. Sang pemain langsung nyetel dengan permainan Liverpool dan sukses menjelma menjadi dewa pertahanan The Reds. Ia membuat The Reds tidak mudah kebobolan. Selain itu, ia dikenal akan kemampuan sundulannya yang baik dan mampu menangkal serangan-serangan lawan sehingga, banyak lawan kesulitan dalam menyerang Liverpool karena mereka kesulitan dalam menahan Van Dijk. Roberto Firmino Mungkin banyak yang bertanya kenapa Firmino dan bukan Sadio Mane? Firmino memiliki peran penting. Jika Mane dan Salah berperan untuk mencetak gol maka, Firmino berperan sebagai penyerang bayangan dan pencetak assist utama Liverpool. Ia memiliki visi bermain yang apik serta kejeniusan dalam menggocek bola. Firmino juga beberapa kali menjadi pemecah kebuntuan saat The Reds kesulitan mencetak gol sehingga, sang pemain tentunya menjadi bagian penting dalam klub. Tentunya, Firmino mampu menjadi bagian penting dari trio penyerang Liverpool yang membuat siapa saja takut melawan The Reds.

Bek Virgil Van Dijk memilih berbesar hati menerima kekalahan telak dari Aston Villa pada pertandingan dinihari WIB tadi. Dia mengakui pasukan Dean Smith memang tampil jauh lebih baik dalam laga tersebut.

Laju mulus Liverpool di awal musim ini terhentikan saat bertandang ke Villa Park Stadium melawan tuan rumah Aston Villa, Dinihari WIB Tadi (05/10).

Aston Villa Membuat Kejutan

Pada babak pertama, tuan rumah sudah membuat kejutan dengan mencetak empat gol ke gawang Alisson Becker. Sedangkan tim tamu hanya bisa membalas lewat satu gol saja.

Kemudian pada paruh kedua, Liverpool berhasil mencetak satu gol balasan lagi. Akan tetapi, situasinya lebih buruk karena Aston Villa mampu mencetak tiga gol tambahan yang membuat laga berakhir dengan skor telak 7-2.

Faktanya, ini merupakan kekalahan terbesar yang pernah dialami Liverpool di era Jurgen Klopp. Bahkan sejak tahun 1963 silam, Liverpool tak pernah kebobolan sampai tujuh gol.

Virgil Van Dijk Kecewa Tapi Tetap Respect

Jelas Van Dijk merasa kecewa dengan kekalahan ini, namun demikian dia tetap mengucapkan selamat kepada tuan rumah.

“Sulit untuk kalah dengan cara yang kami alami malam ini. Yang pertama dan terutama selamat untuk Aston Villa, kami harus memberi mereka pujian yang pantas mereka dapatkan,” kata Van Dijk kepada Sky Sports.

Sejak awal sampai akhir, Liverpool memang menunjukkan performa yang mengecewakan. Van Dijk mengakui hal tersebut dan berharap timnya bisa bersatu meningkatkan performa dan tidak mengulang kesalahan yang sama di laga-laga berikutnya.

“Secara keseluruhan kami semua kecewa, kami seharusnya tidak kalah dengan angka-angka yang kami lakukan tetapi ini tentang tetap bersatu dan memastikan itu tidak terjadi lagi. Anda tidak dapat mengambil pujian dari Aston Villa, tetapi kami seharusnya lebih klinis.”

“Dalam semua aspek permainan kami seharusnya melakukan lebih baik. Penting untuk tidak menjadi gila, tetapi kami harus meningkatkannya dan tingkat kinerja antara kemenangan liga lawan Arsenal dan hari ini terlalu besar,” cetusnya.

Dengan kekalahan ini, Liverpool melorot ke posisi 5 pada klasemen sementara Premier League.

Kiriman serupa