Marcelo Bielsa

Belum lama ini, Pelatih Manchester City Pep Guardiola melayangkan sanjungan pada Marcelo Bielsa. Dia bahkan mengaku terinpsirasi dari pelatih asal Argentina tersebut.

Juru taktik Leeds United tersebut memang dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik Dunia. Memang, dia ‘miskin’ trofi juara, namun filosofi bermain serta gagasan-gagasan dalam meramu taktik seolah tidak terbatas.

Tak heran jika kemudian banyak pelatih-pelatih Top lainnya melayangkan sanjungan kepada pria asal Argentina tersebut. Bahkan, Pep Guardiola yang diakui sebagai salah satu pelatih terbaik dalam satu dekade terakhir juga menyanjung tinggi eks pelatih Marseille tersebut.

Mantan pelatih Barcelona juga mengaku telah belajar banyak dari Bielsa, dimana itulah yang kemudian dia terapkan saat menangani Bayern Munchen, Manchester City dan Barcelona.

Tak heran banyak pihak yang menganggap bahwa Marcelo Bielsa adalah guru atau mentor tidak resmi Pep Guardiola. Bahkan, sebagian menganggap bahwa sebenarnya Bielsa lebih baik dibandingkan Guardiola.

Tapi, jelang pertandingan melawan Manchester City, pria berusia 65 tahun itu memberikan bantahannya.

Marcelo Bielsa Membantahnya

Menurut dia, ini Guardiola dan timnya tengah menunjukkan salah satu permainan terbaik di Eropa. Dia merasa Pep Guardiola bisa mencapai tahap seperti sekarang ini karena murni ide-idenya sendiri bukan terinspirasi dari siapapun.

“Saya tidak merasa sebagai mentor untuk Guardiola, ada bukti bahwa kasusnya bukan begitu. Jika ada pelatih yang independen dalam gagasannya, Guardiola-lah orangnya,”

“Ini bukan hanya karena saya mengatakannya, ini karena timnya bermain tidak seperti tim-tim lain.” ujar Bielsa kepada Sky Sports.

Guardiola Diangap Pelatih Yang Cepat Menemukan Solusi

Pelatih asal Spanyol tersebut dianggapnya sebagai sosok yang kreatif dalam mengembangkan gagasan, cepat dalam menemukan solusi dan kemampuan membaca lawan dengan baik.

“Pertama-tama, dia imajinatif. Dia bisa secara instan membentuk solusi untuk masalah-masalah yang dia jumpai, dan dia bisa mengimplementasikan gagasannya,”

“Ketika Anda memuji orang lain, penting menjelaskan mengapa. Kita memandang sepak bola dengan cara-cara imajinatif, dan Guardiola membayangkan sepak bola dalam kebebasan mencari solusi dalam permainan,” tandasnya.

Adapun, Duel antara Manchester City melawan Leeds United akan berlangsung pada Minggu mendatang, 4 Oktober 2020.

Kiriman serupa