Edinson Cavani

Fabrizio Romano selaku pakar transfer Eropa membeberkan alasan kenapa Manchester United tak kunjung merampungkan transfer Edinson Cavani di musim panas ini.

Raksasa Premier League tersebut disebut memang tengah mengincar striker anyar pada musim panas ini. Alasannya cukup sederhana, karena barisan penyerang klub saat ini kurang berpengalaman.

Contoh Anthony Martial, Marcus Rashford dan Mason Greenwood, ketiganya belum cukup berpengalaman sehingga terkadang tampil mengecewakan di laga-laga besar nan krusial.

Memang, klub sudah punya Odion Ighalo, sayangnya penyerang asal Nigeria itu bisa pergi pada musim dingin Januari mendatang.

Alhasil, sejumlah nama striker top mulai dikaitkan dengan manchester United. Sempat muncul nama Luis Suarez, tapi mantan pemain Liverpool itu akhirnya bergabung dengan Atletico Madrid.

Namun, Manchester United tidak kehabisan akal, mereka langsung alihkan fokus pada target lain, Edinson Cavani yang saat ini memang berstatus bebas transfer.

BELUM MASUK TAHAP LEBIH LANJUT

Mengenai gosip transfer ini, Fabrizio Romano mengakui bahwa ada pendekatan yang dilakukan Manchester United terhadap sang pemain. Hanya saja, sampai sekarang belum mencapai tahap lebih lanjut.

“Untuk saat ini pembicaraan keduanya masih belum masuk ke tahap lanjut,” ujar Romano kepada United Report.

Lebih lanjut, Romano menjelaskan bahwa pihak Manchester United sampai saat ini masih keberatan dengan persyaratan yang diajukan pihak Edinson Cavani.

Pemain berusia 33 tahun itu meminta kontrak jangka panjang dan gaji yang besar.

“Cavani memang sudah ditawarkan ke Manchester United. Namun ia meminta kontrak jangka panjang dan gaji yang besar. Itulah mengapa Manchester United masih menimbang-nimbang.” Tandasnya.

TIDAK BOLEH BAPER

Romano meminta para fans Manchester United tidak kecewa dengan situasi tersebut. Pasalnya masih banyak penyerang yang ditawarkan ke klub kesayangan mereka.

“Anda harus ingat bahwa ada 100 lebih pemain yang ditawarkan ke klub setiap bulannya. Jadi ini situasi yang normal.” ujarnya.

Memang, Manchester United mash bisa mempertimbangkan penyerang lain, contohnya Luka Jovic yang masa depannya di Real Madrid kian tak menentu.

Akan tetapi, jika berbicara soal kualitas dan pengalaman, Edinson Cavani memang opsi yang sangat bagus.

Kiriman serupa