Modric

Musim perdana Jose Mourinho di Tottenham Hotspur memang tidak maksimal, tapi gelandang Luka Modric yakin pelatih asal Portugal itu membawa bekas klunnya kembali ke tempat yang seharusnya di musim 2020/21 mendatang.

Mourinho mulai bekerja sebagai manajer Tottenham Hotspur sejak Desember 2019 lalu, menggantikan Pochettino yang didepak karena sederet hasil buruk di awal musim.

Sebenarnya ada sedikit kemajuan yang nampak dari performa Harry Kane dkk sejak ditangani manajer asal Portugal. Hanya saja, pada akhirnya Spurs tetap gagal menembus zona liga Champions dan hanya finish di posisi enam pada klasemen akhir.

KEYAKINAN LUKA MODRIC

Luka Modric sendiri merupakan eks pemain Tottenham Hotspur yang juga sempat bekerja dibawah arahan The Special One saat di Real Madrid dulu. Singkatnya, pemain Kroasia mengenal Mourinho dengan baik.

Menurut dia, apa yang diperlihatkan sang juru taktik pada paruh kedua musim kemarin sudah cukup bagus.

Sekarang, eks pelatih Chelsea sedang bersiap memasuki musim penuh pertamanya sebagai pelatih Tottenham. Karena itulah gelandang yang kini membela Real Madrid percaya bahwa Spurs akan meraih hasil yang maksimal di akhir musim nanti.

“Saya punya perasaan spesial untuknya, untuk segala hal yang dia lakukan pada saya. Tottenham sudah mengambil keputusan tepat dengan menunjuk dia sebagai pelatih, sebab dia terbukti sebagai pemenang.”

“Di Italia, di Inggris, dan di Spanyol, dia menjuarai banyak hal dan dia tahu caranya jari juara. Saya pun berharap dia berhasil melakukan hal yang sama dengan Spurs,” Kata Modric kepada The Times

JOSE MOURINHO PANDAI SALURKAN ENERGI PADA PARA PEMAIN

Lebih lanjut, Modric merasa Tottenham Hotspur beruntung bisa mendapatkan pelatih seperti Mourinho. Juru taktik asal Portugal dianggapnya bisa menyalurkan energi positif kepada para pemainnya.

“Luar biasa Tottenham berhasil mendapatkan pelatih seperti dia. Dia jadi juara di mana pun. Bahkan ketika orang-orang berkata: ‘Ah, dia tidak juara di Manchester United’. Dia sebenarnya menjuarai Liga Europa dan piala lainnya karena kualitasnya,”

“Dia tahu caranya menyalurkan energi pada para pemain. Jika saya harus menyebut satu hal [yang jadi pembeda], itu adalah bagaimana persiapannya menyambut pertandingan,” tandasnya.

Kiriman serupa