Timnas Rusia

Olahragasepakbola.idBerita Bola – Rusia telah mendapat larangan empat tahun bertanding dari kompetisi olahraga internasional karena ditemukan menggunakan doping yang ditutup-tutupi. Dengan adanya skandal ini berarti Rusia tidak akan tampil di Olimpiade Tokyo musim panas mendatang atau pun di Piala Dunia sepakbola 2022 yang akan diadakan di Qatar.

Skandal Doping yang mengejutkan

Pertemuan darurat Badan Anti-Doping Dunia pada hari Senin memutuskan untuk mengecualikan Rusia dan juga melarang negara tersebut melakukan hosting untuk menjadi tuan rumah di setiap turnamen global.

Larangan itu diberlakukan oleh komite eksekutif Wada setelah Rusia ditemukan merusak data laboratorium yang diserahkan kepada Wada sebagai syarat untuk mengakhiri pelaranganan bermain tiga tahun sebelumnya untuk doping yang disponsori negara.

Sementara keputusan itu dielu-elukan oleh Wada sebagai respons yang sangat tepat. karena hal ini maka lagu kebangsaan dan bendera Rusia akan absen dari Tokyo dan juga Qatar. Tetapi di bawah ketentuan sanksi, atlet Rusia masih dapat bersaing di acara-acara internasional di bawah banner spanduk yang netral tentu saja apabila mereka dapat membuktikan diri mereka bersih dari doping.

Ini termasuk kemungkinan bahwa tim yang tidak benar-benar mewakili negara bersaing di Piala Dunia sepak bola untuk pertama kalinya. Rusia sekarang memiliki 21 hari untuk mengajukan banding atas putusan itu.

Sanksi Doping Memang Seharusnya tegas

Mengumumkan sanksi, kepala eksekutif Wada, Sir Craig Reedie, mengatakan: “Sudah terlalu lama, doping Rusia telah mengotori semangat olahraga yang sportif dan bersih. Rusia diberikan kesempatan untuk menjadi negara yang tertata dan bergabung kembali dengan komunitas anti-doping global untuk kebaikan atletnya dan integritas olahraga.

Tetapi Rusia memilih untuk melanjutkan penolakan dan sikapnya tersebut. Sebagai hasilnya, Wada ExCo telah menanggapi dengan larangan ini. Tentu saja dengan tetap melindungi hak-hak atlet Rusia yang dapat membuktikan diri bahwa mereka tidak terlibat dengan doping. Dengan demikian atlet Rusia yang bersih dan terbukti aman dari doping tetap bisa berkompetisi secara sportif melawan Negara Negara lainnya dengan banner yang netral.

Kiriman serupa